Selasa, 16 Mei 2017

LANDING GEAR

Baca Juga

LANDING GEAR

Landing gear atau roda pesawat adalah bagian utama penopang pesawat ketika landing (mendarat), take off (lepas landas), parkir, taxi (bergerak didarat). Landing gear terdiri dari 3 roda, dua roda utama dan roda ketiga yang bisa berada di depan atau di belakang pesawat.
Landing gear dilengkapi dengan shock absorber (peredam goncangan) untuk di darat, tetapi beberapa pesawat dilengkapi dengan ski untuk mendarat di salju, ada juga yang dilengkapi float untuk di air. Sedangkan helicopter dilengkapi dengan skids.
Ski
float
Skid
Untuk mengurangi hambatan ketika di udara, beberapa landing gear ditarik atau disembunyikan ke sayap atau badan pesawat sehingga landing gear rata dengan permukaan pesawat.
Penarikan Landing Gear

Fungsi


  • Menahan beban pesawat ketika di darat
  • Menahan beban impact ketika pesawat touch down (menyentuk landasan)
  • Menyerap energi kinetik yang terjadi sehubungan dengan kecepatan ketika landing
  • Merubah gerakan terbang menjadi meluncur
  • Pengereman ketika di darat

Jenis-jenis Landing Gear


Ada enam jenis landing gear :

  • Landing gear conventional


Landing gear conventional adalah posisi dua roda utama di bagian depan pesawat yang terletak dekat pusat gravitasi(CG) yang menopang sebagian besar berat pesawat dan satu roda yang lebih kecil di bagian belakang pesawat.


  • Tricycle Landing Gear



Sedangkan Tricycle Landing Gear yaitu, dua roda bagian utama berada di belakang bagian bawah badan pesawat yang terletak di belakang pusat gravitasi dan satu roda tambahan berada di dekat nose. Keuntungan yang paling utama dari susunan Tricycle adalah desain ini dapat menghilangkan masalah “Ground Loop” yang terdapat pada taildragger.

  • Bicycle Landing Gear


Bicycle Landing Gear

Desain Landing gear yang relatif jarang adalah Bicycle Gear. Susunan ini memiliki dua roda utama yang terletak sepanjang garis tengah pesawat atau lower fuselage dari pesawat, satu roda terletak di depan dan satu roda lainnya terletak di belakang. Dan kedua roda tersebut terletak dari tengah pusat gravitasi. Untuk mecegah pesawat miring ke samping, sepasang outrigger gear disapang di sepanjang sayap.

  • Single Main Landing Gear


Single Main Landing Gear

Desain ini adalah subkategori khusus dari Bicycle Undercarriage yaitu, Single Main Landing Gear. Susunan ini memiliki satu unit roda terbesar yang terletak di bagian depan pesawat dekat dengan pusat gravitasi dan satu unit roda tambahan yaitu, Tailwheel atau roda belakang yang jauh lebih kecil yang terletak di bagian belakang pesawat, tepatnya dibawah Vertical Stabilizier. Dan dua unit outriggers gear yang terletak di bawah sayap yang berfungsi untuk menambah stabilitas pesawat.

  • Quadricycle Landing Gear

Quadricycle
Quadricycle gear sangat mirip dengan desain Bicycle Gear, kecuali dalam susunan Quadricycle Gear ada empat main landing gear yang secara kasat mata sama dalam ukuran dan dipasang di sepanjang lower fuselage. Dan juga susunan Quadricycle landing gear tidak terdapat outriggers gear di bawah sayap. Quadricycle landing gear biasanya digunakan pada pesawat kargo.

  • Multi-Bogey Landing Gear

Multi-Bogey
Sebuah variasi susunan yang terakhir adalah penggunaan beberapa roda per landing gear strut. Posisi roda ini sama seperti Tricycle Landing Gear, namun dalam penggunaannya roda pada Multi-Bogey Landing Gear lebih banyak dibandingkan dengan Tricycle Landing Gear.
Hal ini sangat umum untuk menempatkan dua roda pada nose strut dalam susunan tricycle gear untuk memberikan keamanan dalam kasus ledakan ban. Ban tambahan ini sangat berguna pada pesawat berbasis kapal induk kedua nosewheels adalah syaratnya. Beberapa roda juga sering digunakan pada unit main landing gear untuk keselamatan tambahan, terutama pada pesawat komersial.

0 komentar:

Posting Komentar

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

TRANSLATE

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
by : BTF

Who Am I ?


TRI ADI PRASETYA
Welcome to My Blog. 
Saya adalah seseorang yang sedang tersesat di jalan yang bernama kehidupan. 
LinkedIn
Diberdayakan oleh Blogger.

Total Tayangan Halaman